Hari ini saya masih berkutat dengan Tugas Akhir- bahasa umumnya Skripsi – yang masih belum nampak kapan akan selesainya. Kembali mengatur heading, numbering, listing, tabel caption, gambar caption, penomoran halaman yang kadang bertukar tanpa saya ketahui penyebabnya.

Mengatur heading, numbering, listing untuk dokumen yang panjang dan perlu banyak kustomasi bisa juga sangat melelahkan dan rumit, yang bagian judul sudah tepat, bagian header 1 dan header 2 jadi rusak, atau sebaliknya header 1 sudah benar, e… tiba pulak bagian numbering-nya jadi kacau balau.

Sepertinya perlu benar-benar mengelola heading dan numbering ini, sehingga tidak mengganggu konsentrasi kita pada tugas yang sebenarnya, Tugas Akhir. Dari awal pembuatan buku tugas akhir sebaiknya sudah membuat breakdown apa- apa saja yang akan menjadi bahasan atau sub-bahasan, sehingga dapat dibuat lebih awal di buku Tugas Akhir dengan heading, numbering, listing dan yang lainnya, Sehingga fokus kita adalah pemecahan masalah Tugas Akhir bukan buku Tugas Akhir.

Tidak hanya memudahkan dalam mengelola dokumen Tugas Akhir nantinya, dengan membuat breakdown juga akan sangat memudahkan kita dalam memahami permasalahan dari topik Tugas Akhir yang kita kerjakan.

Kunyit..